Pertumbuhan Signifikan Bisnis Komersial Perumda Dharma Jaya dalam Dua Tahun Terakhir

Dalam dua tahun terakhir, unit bisnis komersial Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni mencapai 190 persen dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya.

“Peningkatan kinerja komersial kami mencapai 190 persen jika dibandingkan dengan periode dua tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini cukup signifikan dan merupakan hasil dari kerja sama serta dukungan seluruh pihak,” ujar Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, di Jakarta, Sabtu.

Raditya menjelaskan bahwa produk Dharma Jaya kini semakin mudah diakses oleh masyarakat melalui jaringan pasar modern dan platform digital. Secara e-commerce, produk Dharma Jaya telah tersedia di berbagai marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Blibli, serta melalui kemitraan dengan 100 Mitra Horeca. Selain itu, Dharma Jaya juga melayani 350 pelanggan pada sektor general trade dan sekitar 95 pelanggan pada sektor wholesale.

Produk protein hewani Dharma Jaya dapat dibeli langsung oleh masyarakat di pasar modern, seperti Transmart, Food Hall, Tip Top, Mitra, dan Hero.

“Produk-produk yang tersedia di jaringan pasar tersebut merupakan produk Dharma Jaya. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena dari sisi kehigienisan dan kehalalan sudah terjamin serta tersertifikasi,” jelasnya.

Dalam upaya memperluas pasar, Dharma Jaya juga menjalin sinergi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta para pedagang yang bertindak sebagai reseller.

“Saat ini terdapat 66 UMKM dan 72 reseller aktif yang menjadi mitra kami. Siapa pun dapat bergabung sebagai reseller maupun mitra UMKM. Kami sangat terbuka,” tambah Raditya.

Lebih lanjut, Dharma Jaya juga bekerja sama dengan asosiasi pedagang kecil guna memperluas akses distribusi ke pasar rakyat. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan peran Dharma Jaya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Raditya menegaskan bahwa transformasi Dharma Jaya tidak hanya berfokus pada ekspansi komersial, tetapi juga berorientasi pada prinsip keberlanjutan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemanfaatan lahan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

“Dharma Jaya memiliki perhatian besar terhadap pengembangan teknologi hijau. Saat ini, kami sedang memproses sejumlah inisiatif seperti pembangunan ecopark, area nursery, urban farming, serta greenhouse,” ungkapnya.

Dari total lahan seluas 11 hektare yang dimiliki di kawasan Cakung, sebanyak 1,2 hektare akan dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Selain itu, Dharma Jaya juga tengah mengembangkan sistem efisiensi energi melalui pemanfaatan energi surya sebagai sumber daya ramah lingkungan.

“Dengan luas lahan yang kami miliki, pemasangan panel surya menjadi salah satu solusi efisiensi listrik. Bahkan atap kandang dapat dimanfaatkan untuk menempatkan panel surya,” tutupnya.