Total: Rp99.000

PD Dharma Jaya berkolaborasi dengan PT Halalan Thayyiban Indonesia Dalam Olahan Pangan Makanan Siap Saji

PD Dharma Jaya berkolaborasi dengan PT Halalan Thayyiban Indonesia dalam olahan pangan makanan siap saji atau Meals Ready to Eat. Kolaborasi ini ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak oleh Direktur Utama Raditya Dharma Jaya Raditya Endra Budiman dan Direktur Utama PT Halalan Thayyiban Indonesia, Rio Nugroho.

Dalam kerja sama ini PD Dharma Jaya selaku BUMD DKI Jakarta klaster pangan menyediakan protein hewani untuk kemudian diolah menjadi makanan siap saji oleh PT Halalan Thayyiban.

Raditya mengatakan, makanan siap saji nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kedinasan SKPD/UKPD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, salah satunya penanganan bencana maupun bantuan sosial (bansos).

“Dharma Jaya ikut dalam bahan bakunya yang akan dikirim ke PT Halalan Thayyiban untuk diolah oleh ekspertis dan keahlian di sana. Bisa untuk kebutuhan bisnis ritel perusahaan atau secara komersil dan satu lagi untuk persiapan bencana maupun bansos,” ungkap Raditya.

Raditya menjelaskan, lantaran diperuntukan bagi hal-hal spesifik seperti kebencanaan dan bantuan sosial maka sementara ini pemesanan makanan siap saji disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan.

Maka itu, Dharma Jaya akan melakukan komunikasi dengan SKPD/UKPD terkait kebutuhan dan jumlahnya, serta pemetaan (maping) untuk komersialisasi ke depannya.

“Saat ini kami siapkan untuk bencana-bencana dulu. Tentunya kami berharap tidak ada bencana tapi kita harus selalu siap dengan adanya bencana terutama di DKI Jakarta. Kerja sama bisa diperpanjang terus tentunya dengan pengembangan-pengembangan yang ada. Ke depan insya Allah kita akan terus ber-partner dengan mereka,” urai Raditya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Halalan Thayyiban Indonesia, Muhammad Subhan Wadjo mengatakan, produk steril yang diproduksi selama ini sudah mengantongi BPOM secara laik dan melalui uji laboratorium selama enam bulan untuk satu produk.

Sedangkan secara pabrikasi pihaknya juga sudah mengantongi standar ISO 22.000 memenuhi standar Food HACCP Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP).

“Makanan siap saji ini nantinya tahan selama satu tahun. Jadi memang produk steril kami sudah lolos terutama pada BPOM, karena untuk mencapai ketahanan satu tahun itu harus uji enam bulan. Konsep ini sebenarnya adalah konsep makanan sehat artinya makanan steril di suhu ruang yang tidak perlu pendingin lagi. Jadi ketika bicara mengenai bencana, kata kuncinya persiapannya kan harus cepat,” ungkap Subhan.

Subhan menambahkan, diolah oleh tenaga profesional makanan siap saji yang diproduksi nantinya tidak hanya cepat, tapi sehat dan bergizi.

“Mudah-mudahan produk kami dengan Dharma Jaya berjalan baik. Karena yang kami tawarkan dengan ini sebetulnya kolaborasi bahwa protein dari Dharma Jaya dan kami pengolah nanti kami kembalikan ke PD Dharma Jaya lagi untuk keperluan kedinasan atau komersial,” tandas Subhan.